#11 Rindu Mi
Hai, assalamu’alaykum. Bela disini.
Sekarang tanggal 27 Februari 2026. Hampir setahun Mi sudah tinggal
bersama neneknya. Saat itu aku sedang hamil trimester 3 dan persiapan pindah
rumah. Rasanya berat kalau harus bersiap-siap pindahan bersama Mi yang masih
sangat kecil kala itu. Terpaksa harus kutitipkan Mi ke neneknya.
Setelah pindah rumah, qaddarallaah May harus lahir dengan metode
Caesar Cito karena kondisinya gawat janin. Entah kenapa bisa seperti itu. Apakah
karena aku kekurangan hormon oksitoksin menjelang persalinan May? Aku masih
mencari tahu jawabannya karena aku ingin kehamilanku berikutnya dengan menjalani
proses Vaginal Birth After Caesarian (VBAC).
Setelah melahirkan May, rasanya cukup berat dan membutuhkan waktu
yang lama untuk tubuhku pulih seperti sedia kala. Aku juga masih mencari tahu
jawabannya kenapa hanya aku yang sakit sendirian setelah dicaesar sedangkan 3
pasien lain tidak. Aku trauma terlantar kesakitan yang amat sangat di rumah
sakit, aku tidak mau itu terjadi lagi.
Beberapa waktu setelah aku pulih, qaddarallaah Mi demam dan
kejang hingga harus dirawat di IGD. Sedih rasanya tidak bisa membersamai anak sendiri
yang sakit di ruang rawat inap. Dan sejak saat itu sampai sekarang Mi masih
nempel sama neneknya.
Ya Allah, lembutkanlah hati Mi untukku, abahnya, dan May. Mudahkan
Mi untuk makan dengan nikmat di rumah kami lagi. Mudahkan Mi untuk dapat hidup
bersama kami lagi. Jagalah Mi dan May, ya Allah.
Aku rindu Mi-ku…
Komentar
Posting Komentar