Cara Meningkatkan Keimanan
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Alhamdulillaahi rabbil aalamiin
Sholawat, keberkahan dan salam semoga
tercurah kepada Nabi Muhammad dan seluruh sahabatnya, ‘amma ba’du.
Ada seorang saudara yang mulia yang
bertanya kepadaku, “Bagaimana cara memerbarui iman?”
Aku jawab, “Pertama, pertanyaan ini adalah
tanda kebaikan pada dirimu dan tanda bahwa pada dirimu ada kebaikan. Dan
seseorang yang berusaha agar imannya tetap ada dan senantiasa terbarukan. Dan
mengetahui ketergelinciran dan kesalahan yang bisa mengurangi imannya. Ini
semua adalah tanda keimanan.”
Dan para salaf radiyallaahu ‘anhum dahulu
senantiasa berkata kepada yang lainnya di antara mereka, “mari duduk sebentar
untuk memerbaharui iman.”
Aku katakan, hal pertama yang bisa
memerbaharui iman kita kepada Allaah ta’ala, membaca kitabullaah, mentadabburinya
dan memahami maknanya, dan membaca berbagai macam ayat al Quran yang bervariasi
dalam sholat, yaitu jika Anda biasa membaca surat atau ayat tertentu dalam sholat
maka coba bacalah surat lainnya.
Dan jangan lupa juga, wahai saudaraku yang
mulia, untuk berdoa kepada Allaah subhanahu wa ta’ala. Engkau memohon kepada
Rabbmu agar diberi keteguhan, istiqomah dan hidayah. Semangatlah agar Allaah
memberi keteguhan padamu di atas hal tersebut.
Demikian pula wahai saudaraku yang mulia,
hendaklah Anda mencari teman yang baik, yang bisa menolong Anda berbuat taat
kepada Allaah dan mendekatkan diri Anda pada keridhoan-Nya. Dan semangatlah
pula untuk menjauhkan diri dari teman-teman yang tidak membawamu pada jalan
kebaikan, bahkan menjadi penolongmu untuk bermaksiat pada Allaah subhanahu wa
ta’ala.
Demikian pula, semangatlah untuk senantiasa
bermajelis dengan para ulama, jika Anda dekat posisinya dengan orang berilmu
dan mereka memiliki jadwal pengajian dan majlis ilmu, maka semangatlah mendatanginya.
Namun jika tidak ada di antara mereka yang posisinya dekat denganmu, maka jika
memungkinkan untuk mendengarkan pengajian-pengajian mereka melalui media-media
yang ada yang sudah tersebar walhamdulillaah.
Maka semangatlah melakukan hal tersebut,
itu di antara yang menolongmu untuk teguh dan istiqomah.
Dan di antara perkara yang penting juga
wahai saudaraku yang mulia. Bahwa seseorang itu mesti berjalan di atas jalan
yang pertengahan sebagaimana Allaah perintahkan, sesuai pula dengan petunjuk Nabi
shallallaahu ‘alayhi wa sallam. Yaitu dia berjalan dengan semangat untuk
menjalankan sunnah dan menjauhi bid’ah. Karena siapa yang tumbuh dan istiqomah
di atas sunnah maka ini tanda kebaikan dan hidayah. Namun siapa yang berjalan
di atas jalan bid’ah, kesesatan dan penyimpangan, ini adalah tanda kehancuran
orang tersebut di masa yang akan datang.
Dalam sebuah hadits Nabi shallallaahu ‘alayhi
wa sallam, “Sesungguhnya setiap amalan itu ada masa-masa rajin dan semangat.
Siapa yang semangatnya di atas sunnah, sungguh dia telah mendapat petunjuk.
Siapa yang semangatnya di atas bid’ah, sungguh dia telah hancur.”
Maka semangatlah wahai saudaraku untuk
mengikuti sunnah dan menjauhi bid’ah, dan biasakan untuk berdzikir mengingat
Allaah dan berdoalah kepada Allaah ta’ala. Inilah yang Allaah mudahkan kami
untuk menjelaskannya. Aku memohon kepada Allaah untuk kita semua dan
orang-orang yang mendengarkan agar teguh dan istiqomah di atas agama Allaah.
Sholawat semoga tercurah kepada Nabi kita Muhammad, walhamdulillaahi rabbil ‘alamin.
Poin-Poin yang Saya Suka di Pembukaan
1. Senanglah kawan kalau kamu memertanyakan cara memerbarui iman. Karena itu tandanya di dalam dirimu ada kebaikan.
2. Seseorang yang berusaha menjaga imannya, selalu memrbaharui keimanannya, dan mengetahui hal-hal seperti ketergelinciran dan kesalahan yang dapat mengurangi imannya, semua hal yang dilakukan seseorang tersebut merupakan tanda keimanan.
3. Yuk luangkan waktu sebentar untuk memerbaharui keimanan. Begitulah para salaf radiyallaahu 'anhum senantiasa berkata kepada yang lainnya di antara mereka.
Cara Memerbaharui Keimanan kepada Allaah Ta'ala
1. Membaca kitabullaah, mentadabburinya, dan memahami maknanya.
2. Membaca berbagai macam ayat al Quran yang bervariasi dalam sholat.
3. Senantiasa berdoa kepada Allaah subhanahu wa ta'ala supaya diberi keteguhan, istiqomah, dan hidayah. Semangatlah supaya Allaah memberi keteguhan iman kepada dirimu.
4. Bertemanlah dengan orang yang baik. Siapa orang yang baik? Yaitu orang yang mampu menolongmu berbuat ketaatan kepada Allaah dan mendekatkan dirimu kepada keridhoan-Nya.
5. Semangat ya menjaga dan menjauhkan diri dari orang yang tidak membawamu kepada jalan kebaikan, bahkan menjadi penolongmu untuk bermaksiat kepada Allaah subahanahu wa ta'ala.
6. Semangatlah untuk senantiasa bermajelis dengan para ulama, jika posisimu dekat dengan orang berilmu dan mereka punya jadwal pengajian dan majelis ilmu, semangatlah untuk mendatanginya.
7. Kalau tidak ada orang berilmu yang posisinya dekat denganmu, dengarkanlah pengajian-pengajian mereka melalui media-media yang sudah tersebar.
8. Seseorang harus berjalan di atas jalan yang pertengahan sebagaimana Allaah perintahkan, sesuai pula dengan petunjuk Nabi shallallaahu 'alayhi wa sallam. Yaitu dia berjalan dengan semangat untuk menjalankan sunnah dan menjauhi bid'ah.
9. Biasakan berdzikir mengingat Allaah dan berdoalah kepada Allaah ta'ala.
Hai. Sekian nasihat singkat yang saya kutip. Semoga bermanfaat untuk pembaca ya, hahaha.
Bel i just found your blog... beautiful masyaallaah.. love you :"D
BalasHapusOh Santi. Assalamu'alaykum. Thank you for stop by my blog. I really appreciate it :"3
HapusHope this blog will be beautiful and I could write some beneficial content in the future :"D
I love you too ღゝ◡╹)ノ♡
Seneng deh liat kalian berdua, wkwk.
BalasHapusTime flies, kangen duduk bareng lagi di Minggu sore. :'3