Mesin Newcomen
Bismillaah. Assalamu’alaykum. Bela disini.
Tidak terasa sekarang sudah tahun 2022. Selama libur akhir semester
ganjil ini, saya memanfaatkan waktu libur dengan membaca. Salah satu buku yang
saya baca saat libur adalah Majalah KM ITB Edisi Agustus 2011 yang berjudul “The
Soul of Campus”. Tema yang dibahas dalam majalah tersebut adalah tentang Green
Technology. Namun, saya kurang begitu suka dengan beberapa artikel yang
dimuat di dalamnya. Sumber informasinya tidak jelas dan terlalu banyak opini
tanpa bukti. Entah mengapa, saya lanjutkan dengan googling tentang
sejarah perubahan iklim. Saya dapati ternyata biang kerok perubahan iklim
dimulai dari Mesin Uap Newcomen.
Pada Tahun 1712, seorang penjual besi dari Inggris Bernama Thomas
Newcomen menciptakan mesin uap pertama yang digunakan secara massal. Penemuan
ini membuka jalan bagi Revolusi Industri dan penggunaan batu bara dalam skala
industri. Mesin ini Bernama Mesin Atmosferik Newcomen, atau singkatnya bisa
disebut sebagai Mesin Newcomen. Mesin Newcomen merupakan awal mula dari
silsilah pohon teknologi modern: Pesawat terbang, pembangkit listrik, kereta
api, mobil, lemari es, dan sebagainya. Mesin ini merupakan mesin praktis
pertama yang memanfaatkan uap untuk menghasilkan usaha mekanis. Mesin Newcomen
digunakan di penjuru Britania Raya dan Eropa untuk memompa air keluar dari
tambang.
Di akhir abad ke 17 Masehi, banyak area tambang yang mengalami
kebanjiran air dikarenakan sumur drainase atau pompa dewatering berhenti
bekerja sehingga ruang-ruang tambang terbuka terisi air tanah dan air permukaan.
Pada Tahun 1698, Thomas Savery mematenkan pompa bertenaga steam yang disebut
sebagai “The Miner’s Friend”. Namun, mesin ini tidak efektif untuk mengeluarkan air dari
dasar tambang dikarenakan kondisi vakum pada alat tersebut hanya dapat
menaikkan air hingga ketinggian maksimum sekitar 9 m.
Thomas Newcomen dan asistennya, John Calley, mengembangkan sebuah
mesin beam yang dapat mengondensasi uap untuk menciptakan kondisi vakum
yang memungkinkan tekanan udara atmosferik menekan piston yang terkandung di
dalam silinder. Mesin Newcomen terdiri dari tiga bagian yaitu mesin uap, beam,
dan pompa. Hal yang menarik dari Mesin Newcomen adalah Mesin Steam-nya karena
di jaman itu, mesin steam skala besar merupakan hal yang baru. Bagian-bagian
mesin yang membentuk mesin steam Newcomen terdiri dari tungku, tangki air
panas, silinder yang berfungsi sebagai tempat piston bergerak terhubung dengan
tangki air panas melalui katup-katup, piston di dalam silinder, dan tangki air
pendingin. Beam mesin terhubung dengan piston melalui rantai pada satu ujung,
dan ujung satunya lagi terhubung dengan batang pompa yang turun ke tambang.
Ada furnace yang menggunakan batu bara sebagai bahan bakar untuk
memanaskan air di dalam boiler. Hal ini memproduksi steam yang kemudian masuk
ke dalam silinder kondensasi ketika katup (valve) dibuka. Steam inlet valve
kemudian ditutup, dan semburan air dingin disemprotkan ke dalam silinder
kondensasi (cold water injection pipe). Hal ini menyebabkan uap mendingin
dengan cepat dan menciptakan kondisi vakum. Saat kondisi vakum di dalam
silinder kondensasi, tekanan eksternal lebih besar daripada tekanan di dalam
silinder. Kondisi ini mendorong piston ke bawah. Dan siklus ini terus berulang.
Untuk memulai siklus, berat batang pompa lebih berat sehingga piston
tertarik ke atas saat tekanan silinder seimbang dengan tekanan atmosferik. Saat
hal ini berlangsung, steam panas mengisi silinder. Dan ketika silinder penuh
dengan steam panas, silinder disegel dengan menutup valves steam dan kondensat.
Kemudian, valve air dibuka dengan cepat dan semprotan air mendinginkan steam,
lalu valve air ditutup. Penyemprotan ini membuat steam berubah fasa dari gas
Kembali cair, steam terkondensasi. Hasilnya, sejumlah tekanan menekan dari
dalam silinder turun drastic sehingga menghasilkan vakum. Dengan tekanan dari
atmosfer di atas piston dan tekanan vakum di bawah piston. Piston ditekan ke
bawah sehingga dihasilkan daya (power). Gerakan piston kemudian disalurkan pada
beam dan digunakan di bagian pompa untuk memindahkan air keluar dari
tambang. Bagian siklus ini dinamakan power stroke atau stroke of the
engine. Saat pistonnya ke bawah, siklusnya terulang lagi. Valve kondensat
dibuka dan valve steam juga dibuka. Di dalam jadi tekanan atmosfer lagi, beban
batang pompa jadi lebih berat lagi, dan seterusnya. Mesin Newcomen dapat
bergerak dengan kecepatan 12 siklus/menit.
Begitulah teman-teman mekanisme mesin Newcomen. Sebenarnya masih
banyak yang saya ingin bahas dari mesin Newcomen, seperti sistem otomatisnya, konsep
tekanan dalam silinder mesin uapnya, sedikit cerita perihal akhir dari mesin
Newcomen, daftar pustaka, dan ilustrasi mesin yang harus saya buat. Cuma karena saya merasa kewalahan
(lagi), jadi saya unggah saja dulu ya. Yang penting bulan ini saya menghasilkan
sebuah tulisan, meskipun yang mengerti mungkin hanya saya sendiri. Saya juga
ingin meminta bantuan teman-teman saya untuk mengevaluasi tulisan saya, hanya
saja teman-teman saya sedang sibuk dengan kegiatannya masing-masing dan saya
tidak ingin merepotkan mereka. Bila teman-teman pembaca ada kritik dan saran
terkait tulisan “Mesin Newcomen”, silahkan komentar di bawah yaa.
Terima kasih sudah membaca tulisan saya tentang Mesin Newcomen. Sampai jumpa di tulisan berikutnya.
Komentar
Posting Komentar